Hidangan Nikmat Di Resto Industrial Vintage

Mau menikmati makanan ala hotel bintang lima di restoran dengan konsep berbeda di setiap lantainya? Di sini tempatnya! Bagi pecinta kuliner, Bogor memang menjadi tempat yang wajib ada di dafar mereka untuk dikunjungi. Selain santapan yang sudah tak diragukan lagi perihal rasanya, desain interior dari setiap restoran pun kini semakin unik dan berkonsep. Salah satu yang menarik perhatian dan wajib dikunjungi ialah Two Stories.

Sejak dibuka tahun 2014, restoran ini seakan tak pernah sepi pengunjung. Bila bertandang pada akhir pekan, Anda mungkin harus gigit jari melihat antrean pengunjung yang datang. Restoran ini memang memiliki daya tarik sendiri karena desainnya yang unik dan berbeda dari yang lainnya. Berangkat dari konsep industrial vintage, sang arsitek, Robert B. Wanasida, memang sengaja mendesain restoran senyaman mungkin untuk para pengunjung.

Resto ini terdiri dari 3 lantai dan setiap lantainya memiliki konsep yang berbeda. “Untuk lantai 1 yang dikhususkan untuk tempat keluarga sehingga di desain senyaman mungkin seperti di rumah. Furnitur yang dihadirkan juga seolah-olah seperti di living room, tempatnya tertutup, dan non smoking,” jelas Robert. Beranjak ke lantai dua, ambience yang ditawarkan jauh lebih bebas dan industrialnya lebih terasa berkat pemilihan material bata ekspos dan furnitur yang serba bekas.

Terdapat dua area, indoor dan outdoor yang keduanya merupakan area merokok. Pilihan tempat duduk di area indoor kerap menjadi “rebutan” pengunjung, terutama di dekat tembok yang bertuliskan “Tell Your Story” yang dijadikan background foto. Untuk Anda yang ingin menikmati sejuknya udara sore Bogor sambil melihat pemandangan Gunung Salak, sangat tepat bila memilih lantai 3 sebagai area duduk Anda.

Level 03 by Two Stories yang baru dibuka pada bulan Mei 2015 lalu ini memiliki fungsi sebagai roofop dengan dinding yang dibalut mural hitam-putih. Restoran yang terletak di Jalan Pajajaran ini menggunakan Petter Rabbit sebagai maskotnya. Robert menjelaskan bahwa pemilihan kelinci tersebut terinspirasi dari dongeng tahun 1902 karya Beatrix Potter.

Sebuah resto tak lengkap apabila tidak ada sebuah genset yang memberikan kenyamanan disaat listrik terjadi pemadaman. Harga genset yang murah bisa didapatkan melalui Distributor Jual Genset Bali yang memberikan diskon harga serta garansi resmi.